Archive

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Hati-hati dengan parsel kadaluarsa !!!

September 1, 2009 Leave a comment

Hati-hati jika anda hendak membeli parsel untuk Lebaran, ada kemungkinan jenis-jenis makanan yang dikemas sedemikian rupa sehingga menarik untuk kita beli ternyata sudah kadaluarsa atau sudah basi.

Menjelang hari raya Iedul Fitri 1430H, banyak pihak atau oknum yang berbuat curang demi memperoleh keuntungan besar dengan menjajakan Parsel yang sudah kadaluarsa.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika kita akan membeli parsel, seperti label, nama pabrik, tanggal produksi, izin pendaftaran, dalam setiap kemasan. Hal ini seperti yang dimuat oleh salah satu surat kabarĀ  terkemuka tentang razia parsel oleh BBPOM di kota Bandung. Baca selengkapnya….

Semoga bermanfaat.

Sumber: Harian Umum Pikiran Rakyat

Tips Puasa Tanpa Bau Mulut (BM)

August 30, 2009 Leave a comment

Meskipun bau mulut orang berpuasa bagi Allah lebih harum dari minyak kasturi, bukan berarti kita bebas menebarkan bau mulut kepada orang lain. Ada beberapa jenis tanaman yang cocok untuk mengatasi bau mulut dan bau badan. Tanaman itu mengandung bahan aktif berbau segar dan bermanfaat mematikan atau mengendalikan pertumbuhan bakteri serta memberikan bau harum bagi tubuh agar mulut kita tidak berbau saat sedang berpuasa.


1. Bahan: 2 jari kunyit, gula aren secukupnya, 1 gelas air.

Cara membuat: Kunyit dicuci bersih lalu diparut dan diremas dengan air. Setelah itu tambahkan gula aren, kemudian aduk-aduk hingga rata. Selanjutnya campuran ini diperas atau disaring. Air perasan diminum sekaligus pada malam hari menjelang tidur. Lakukan hal ini selama beberapa hari.

2. Bahan: 5 helai daun sirih, 3 gelas air.

Cara Membuat: Daun sirih yang telah dicuci bersih direbus dengan air bersih hingga mendidih selama 15 menit. Biarkan

Pages: 1 2 3

ASI lancar, Puasa lancar

August 30, 2009 Leave a comment

Bulan Ramadhan telah tiba. Bulan penuh ibadah bagi umat muslim di dunia. Salah satu ibadah yang wajib dilakukan setiap muslim yang telah baligh (cukup umur) adalah berpuasa. Nah, bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui?

Puasa Ramadhan hukumnya tetap wajib bagi ibu hamil dan menyusui. Alhamdulillah, Islam memberikan kelonggaran bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa dengan berpuasa di lain waktu atau membayar fidyah.

Yang pertama, dikembalikan kepada motivasi atau niat. Jika ibu hamil dan menyusui tidak melakukan ibadah puasa karena mengkhawatirkan kesehatan dirinya, maka dia menganggap dirinya seperti orang sakit. Sehingga cara mengganti puasa sama dengan mengganti puasa dikala orang sakit, yaitu dengan berpuasa di hari lain. Namun, jika mengkhawatirkan bayinya, dianggap seperti orang tua yang tak punya kemampuan sehingga cara menggantinya selain membayar puasa-seperti cara orang tua-yaitu dengan membayar fidyah.

Yang kedua, ibu hamil atau menyusui cukup membayar fidyah saja tanpa harus berpuasa. Karena keduanya tidak berpuasa bukan karena sakit, melainkan karena keadaan yang membuatnya tidak mampu puasa. Kasusnya lebih dekat dengan orang tua yang tidak mampu berpuasa.

Apa dan bagaimana cara membayar Fidyah?

Pages: 1 2 3

Categories: Kesehatan, Tips Tags: , , , , , , ,

Tetap AKTIF Saat Puasa

August 30, 2009 Leave a comment

human_resources

Takut lemas atau pusing saat puasa sehingga aktivitas cenderung berkurang? Itu bisa ditanggulangi. Ada baiknya kita ikuti kiat-kiatnya berikut ini:

Bulan Ramadhan telah datang! Inilah bulan istimewa yang disebut-sebut sebagai bulan seribu bulan, bulan penuh rahmat dan berkat, bulan keampunan yang ditunggu oleh umat Islam. Lewat puasa diharapkan manusia mensucikan diri, melakukan peleburan jiwa untuk menemukan kembali jati diri. Dengan menahan lapar dan dahaga, kita merasakan bagaimana penderitaan orang-orang yang hanya mampu makan satu kali sehari, misalnya.

Namun, agar ibadah puasa kita berjalan dengan baik, tentulah kita harus menjaga kebugaran fisik. Soalnya, berubahnya jadwal makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali, ada juga dampaknya pada tubuh.

Yang paling mencolok adalah penurunan berat badan yang umumnya bisa sampai 5%, meskipun ada juga yang naik sampai 2%. Penurunan berat badan amat terasa pada dua minggu pertama setelah puasa. “Tapi semua itu masih masuk dalam batas normal bagi orang sehat,” jelas Dr. Ir. Ali Khomsan dari GMSK IPB, Bogor.

Penurunan berat badan pada ibu rumah tangga cenderung lebih banyak dibandingkan dengan pria, apalagi menjelang akhir Ramadhan. Kegiatan ibu rumah tangga secara fisik tampaknya semakin bertambah di saat-saat itu, dan itu berarti kebutuhan energi pun meningkat. Namun apabila konsumsi yang masuk dalam tubuh cukup, penurunan berat badan tidak akan terlalu mengganggu.

Atur aktivitas
Selain itu, menurut sebuah penelitian, tubuh manusia masih dapat bertahan tanpa makan selama dua minggu asalkan

Pages: 1 2

Tips Mengatasi Luka Bakar

August 30, 2009 Leave a comment

Luka bakar merupakan salah satu rasa nyeri yang sangat hebat yang pernah/dapat dialami seseorang adalah rasa nyeri yang diakibatkan oleh terbakar. Sewaktu luka bakar terjadi, terjadi rasa sakit yang sangat hebat karena ujung-ujung dari saraf rusak sehingga menimbulkan perasaan sakit yang terus menerus. Luka bakar dapat disebabkan oleh panas, kimia, listrik, cahaya, atau radiasi.

Luka bakar menjadi penting karena dapat menyebabkan kematian. Kita sering menjumpai kejadian luka bakar di kehidupan kita sehari-hari. Entah itu karena kompor meledak, tersiram air panas, tersemprot air aki, atau bahkan karena usaha bunuh diri. Namun kita sering sekali bingung mesti berbuat bagaimana. Yang sering kita lihat di lapangan adalah jika terjadi luka bakar segera olesi dengan sabun, kecap, bubuk, atau bahan-bahan yang lainnya. Pada dasarnya, prinsip yang harus kita pegang jika kita menghadapi kejadian luka bakar adalah :

1. Jauhkan korban dari sumber yang menyebabkan luka bakar

2. Hentikan proses terbakar

3. Alirkan air biasa (jangan terlalu panas atau terlalu dingin) pada luka bakar.

Cuci bersih bahan kimia (seperti air aki) dengan mengalirkan terus air selama 20 menit atau lebih. Lepaskan semua pakaian dan perhiasan yang mengganggu. Jika terdapat perlekatan pakaian pada kulit, gunting disekitarnya. Jangan berusaha untuk melepas pakaian yang sudah melekat pada kulit.

4. Tutup luka bakar Gunakan bahan yang steril untuk menutup luka bakar.

Jangan gunakan mentega, salepe, lotion, antiseptik, atau es pada luka bakar. Jangan memecahkan lepuh yang ada. Pertahankan korban dalam keadaan hangat Jadi yang perlu diingat adalah jika kita menjumpai luka bakar, segera alirkan dengan air biasa yang mengalir. Jangan diberi salep, kecap, sabun, dll.

5. Lalu setelah itu, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat.

Categories: Kesehatan, Tips Tags: , , , ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.